Rabu, 30 November 2016

Berapa Ya Usia Kehamilanku?

Hai, kali ini kita akan membahas bagaimana caranya menentukan usia kehamilan dan taksiran persalinan. Nah usia kehamilan dan taksiran persalinan ini, bisa diketahui oleh diri sendiri maupun pemeriksa. Cara mengetahui nya adalah :

menghitung usia kehamilan

1. Metode kalender

Untuk metode kalender ini bunda bisa menghitung tafsiran melahirkan sendiri, caranya adalah dihitung dari tanggal pertama haid terakhir. Jika haid terakhir sebelum bulan april maka, hari di tambah 7 (tujuh), bulan ditambah 9 (sembilan), tahun di tambah 0 (nol), jika haid terakhir setelah bulan april maka hari di tambah 7 (tujuh), bulan di kurangi 3 (tiga) tahun di tambah 1 (satu).
Lama kehamilan adalah 280 hari/40 minggu/9 bulan 7 hari sejak hari pertama haid terakhir. Contohnya : Haid terakhir Bu Rini dimulai tanggal 5 januari 2016 sampai 11 januari 2016, hari ini tanggal 22 april 2016, berapa usia kehamilannya? Hari ini 2016-4-22 Hari pertama haid terakhir (HPHT) 2016-1-5 Usia kehamilan 3 bulan 17 hari. Untuk tafsiran persalinan, HPHT 5-1-2016 7-9-0 Tafsiran persalinan 12-10-2016.

2. Quickening (goyang anak)

Metode ini di gunakan saat bunda lupa kapan haid terakhirnya, atau jika bunda mengalami siklus haid yang tidak teratur. pada kasus ini saat bunda merasakan gerakan anak pertama kali berarti usia kehamilan kurang lebih 4 bulan, dan tafsiran persalinannya 5 bulan lagi.

3. Tinggi fundus

Cara ini hanya bisa dilakukan oleh bidan/tenaga kesehatan profesional, karena metode ini harus mengukur dari tepi atas simpisis menuju fundus uteri ibu. Menurut spiegelberg usia kehamilan dilihat dari tinggi fundus uteri nya adalah :

12 minggu : teraba di atas simpisis
16 minggu : di tengah simpisis dan pusar
20 minggu : 22 cm di atas simpisis / setinggi pusar
24 minggu : 3 jari diatas pusar
28 minggu : di tengah antara pusar dan px
32 minggu : 3 jari di bawah px
36 minggu : setinggi px
38 minggu : 2 jari dibawah px
40 minggu : 3-4 jari di dibawah px

4.Pemeriksaan radiologi

Pemeriksaan radiologi sangat jarang dilakukan karena mengingat bahaya yang dapat di timbulkan seperti kecacatan pada bayi, dll.

5.Pemeriksaan USG

Dengan USG usia kehamilan bisa di ketahui sejak janin berusia 6-7 minggu, USG dapat melihat kantong janin, dan dapat mengukur kepala janin, dengan USG tafsiran persalinan juga dapat diketahui dengan mudah.

Selasa, 29 November 2016

Mendonorkan Sperma? Bolehkah?

Donor sperma di indonesia masih tidak ada, karena beberapa undang-undang yang belum melegalkan donor sperma ini. Di indonesia juga masih memegang adat ketimuran yang tinggi, sehingga karena mayoritas beragama islam, banyak kontroversi yang ditimbulkan dalam masalah donor sperma.
Namun disini saya akan menjelaskan tentang donor sperma untuk menambah pengetahuan para pembaca.

Donor sperma. Seperti sebutannya, donor sperma berarti seorang pria yang mendonasikan atau menyumbangkan sperma nya secara sukarela, dan nanti sperma yang disumbangkan atau di donasikan akan di simpan di sebuah tempat yang dinamakan bank sperma.

Bank sperma ini adalah tempat pembekuan dan penyimpanan untuk sperma. Sperma yang telah didonorkan tersebut akan disimpan dalam tabung pendingin yang berisi nitrogen cair dengan suhu 198 ᵒC. Sperma ini dapat disimpan selama 5 tahun saja di bank sperma.

donor sperma


Banyak orang di luar negeri yang melakukan pendonoran sperma ini dengan bermacam-macam alasan seperti :

1.seseorang akan menjalani pengobatan yang akan mengurangi jumlah dan kualitas spermanya, contoh obanya adalah sulfasalazine dan methotrexate sehingga ia mendonorkan spermanya dan akan mengambilnya kembali saat dibutuhkan.

2.Seorang pria yang akan menjalani perawatan kanker yang mungki bisa mengurangi atau merusak kualitas sperma, seperti radiasi dan kemoterapi.

3.Seorang pria yang akan memasuki daerah kerja yang rawan akan terpapar racun reproduktif.

4.Seorang pria memiliki kondisi medis dimana seorang pria tidak dapat melakukan ejakulasi secara normal.

5.Seseorang yang akan menjalani operasi agar tidak bisa mengeluarkan sperma lagi atau biasa disebut dalam dunia medis vasektomi



Bagaimana prosedur pendonoran sperma?

Nah seorang pria yang ingin mendonorkan spermanya harus menjalani tes kesehatan terlebih dahulu, seperti pemeriksaan hepatitis, kanker, penyakit jiwa, HIV/AIDS dan penyakit-penyakit menular lainnya. Tes kesehatan ini akan berlangsung selama enam minggu.

Kemudian pemeriksaan sampel sperma, sperma yang bisa di donorkan adalah sperma yang sehat dan dalam I ml sperma mengandung 20 juta sel, karena nantinya sperma ini akan digunakan oleh pasangan yang tidak bisa memiliki anak karena mandul.

Di negara barat, banyak sekali pasangan yang memanfaatkan donor sperma ini tanpa mengetahui asal usul orang yang mendonorkannya, atau berapa pasangan yang telah mengambil sperma dari pendonor yang sama, sehingga banyak masalah yang tidak etis muncul.

contohnya :
Di Negara Denmark ditemukan satu orang pendonor yang memiliki 43 bayi yang tersebar di 10 negara. Ternyata pendonor tersebut menyebabkan penyakit menurun pada lima orang anaknya. Lima bayi tersebut terkena penyakit neurofibromatosis yang dapat menyebabkan kebutaan dan epilepsi.

Di New York, Chynthia Daily hamil menggunakan jasa donor sperma berharap ingin mencari saudara tiri anaknya. Namun begitu terkejutnya mengatahui faktanya bahwa anaknya memiliki 150 saudara dari ayah donor yang sama. Muncul kekhawatiran kemungkinan akan terjadi peningkatan inses (hubungan seks antar keluarga dekat) antara saudara se ayah.

Menurut saya donor sperma disini memiliki lebih banyak mudarat yang ditimbulkan daripada manfaat yang didapat, sehingga mungkin lebih baik memilih jalan lain untuk memiliki anak daripada menggunakan bank sperma. Dan jangan mudah untuk mendonorkan sperma karena suatu hari nanti akan banyak masalah yang ditimbulkan.

Senin, 28 November 2016

Apakah Berat Badanku Sudah Cukup?

Sebelumnya saya akan menjelaskan cara menghitung indeks masa tubuh (IMT)  adalah,
Berat badan : tinggi badan (kuadrat)

Jika anda sudah menghitung IMT, maka berat badan yang harus ditambah selama hamil bisa ditentukan tergantung pada IMT. Berikut adalah golongan-golongan yang sudah dikelompokkan menjadi 5 kelompok

berat badan selama hamil

1. Berat badan kurang (IMT < 19) harus menambah BB sebanyak 15-19 Kg)
2. Berat Badan Normal (IMT 19-26) harus menambah BB sebanyak 11-15 kg
3. Berat Badan Lebih (IMT > 26-29) harus menambah BB sebanyak 6,8-11,4 kg
4. Obesitas (IMT > 29) harus menambah BB maksimal 6 kg
5. Hamil Kembar, harus menambah BB sebanyak 15-20 kg

Dari penjelasan diatas, ibu dapat mengetahui apakah dirinya mengalami kelebihan berat badan atau tidak, serta bisa mengira-ngira berapa berat badan yang harus ibu tambah selama hamil.

Banyak ibu hamil yang makan berlebihan dengan menambah porsi makannya menjadi 2x lipat karena berfikir harus memberi makan 2 orang yaitu dirinya dan juga janin.

Untuk ibu yang mengalami kelebihan berat badan dianjurkan untuk sering melakukan jalan kaki di pagi hari atau berenang jika ibu bisa, ini akan membuat ibu hamil menjadi sehat, dan dapat membakar kolesterol dan lemak dalam tubuh.

Perlu di ingat juga agar ibu hamil tidak melakukan olahraga yang berat selama hamil karena dapat membahayakan dirinya dan juga janin dalam kandungannya. Ibu hamil juga jangan sampai melakukan program diet selama hamil. Karena hawatir bisa mempengaruhi kehamilan.

Daripada menjalani program diet, lebih baik ibu hamil menjaga pola makannya, dengan tidak berlebihan makan makanan yang mengandung lemak. Lebih baik ibu hamil memilih makan makanan yang segar dan bergizi tinggi serta seimbang.

Minggu, 27 November 2016

Apa Sih Anemia Itu?

Bunda, selama hamil kebutuhan gizi bunda lebih banyak daripada sebelum hamil. Nah begitu pula kebutuhan zat besi bunda saat hamil rata-rata 800 mg selama kehamilan. 500 mg untuk bunda, dan 300 mg untuk janin dan ari-arinya. Kalau zat besi yang didapatkan ibu kurang dari 800 mg, maka ibu dinyatakan anemia.

Apa sih anemia itu?

anemia


Anemia bisa juga diartikan sel darah merah yang mengandung haemoglobin dalm tubuh wanita hamil berada di bawah normal. Sel darah merah bertugas membawa oksigen dari paru-paru menuju ke seluruh tubuh. Sehingga jika sel darah merah menurun maka yang mengangkut oksigen juga berkurang


Apa saja sih penyebab anemia?

Anemia ini bisa terjadi karena tubuh terlalu sedikit memproduksi sel darah merah, atau karena tubuh kehilangan sel darah merah dengan cepat. Hal ini dikarenakan oleh berbagai faktor diantaranya :

1.anemia karena kekurangan zat besi

Dengan bantuan zat besi, sumsum tulang mampu memproduksi haemoglobin untuk sel darah merah, sehingga jika zat besi berkurang, produksi haemoglobin tentu saja akan ikut berkurang.

2.Anemia karena kekurangan vitamin

Selain membutuhkan zat besi, sumsum tulang juga membutuhkan asam folat dan juga vitamin B-12 untuk menghasilkan sel darah merah yang cukup. Asupan makanan yang rendah akan vitamin B-12 dan asam folat akan menyebabkan penurunan sel darah merah.

3. Anemia karena penyakit

Suatu penyakit kronis tertentu, contohnya leukimia, kanker dan HIV/AIDS dapat mempengaruhi produksi sel darah merah dan menghasilkan anemia dan juga gagal ginjal.

4.Anemia karena penyebab tidak diketahui

Nah, untuk anemia jenis ini sangat jarang terjadi. Biasanya dalam kondisi ini kemampuan sumsum tulang belakang berkurang dalam mengahasilkan sel darah merah.

5.Anemia karena haemoglobin cacat

Pada jenis ini, sumsum tulang sudah mengahasilkan haemoglobin dengan cukup. Namun, mengalami kecacatan dan haemoglobin yang membentuk sel darah merah berbentuk bulan sabit dan mati secara prematur.

6.Anemia karena kehamilan/persalinan

Hal ini disebabkan jika ada komplikasi seperti : perdarahan, spherocytosis herediter, infeksi parasit, keganasan seperti leukimia, dan kegagalan sumsum tuang.


Apa saja gejala anemia?

Gejala anemia yang biasa terjadi seperti kelopak mata pucat, sering kelelahan, sering mual, ujung jari pucat, pusing terus-menerus, denyut jantung tidak teratur, wajah pucat, rambur rontok dan turunnya kekebalan tubuh.


Bagaimana caranya agar saya tidak anemia?

Ada beberapa makanan yang saya rekomendasikan untuk bunda dan keluarga agar anemia ini bisa dihindari, seperti sari kurma, brokoli, bayam, daging merah, hati, dan pisang. Makanan-makanan tersebut mampu meningkatkan kadar haemoglobin bunda.

Sabtu, 26 November 2016

8 Faktor Yang Mempengaruhi Gizi Ibu Hamil

Gizi seimbang ibu hamil adalah makanan sehat yang seimbang yang harus dikonsumsi ibu selama hamil. Pada saat hamil terjadi perubahan fisik dan mental seorang ibu secara alami. Oleh karena itu penting bagi ibu hamil untuk mempunyai gizi yang cukup selama hamil.

Sebelum menentukan seberapa besar gizi yang kita butuhkan, kita harus memahami faktor-faktor yang mempengaruhi gizi tersebut seperti umur, berat badan, kondisi kesehatan, suhu lingkungan, aktivitas/pekerjaan, pengetahuan tentang gizi, status ekonomi dan cara pandang wanita terhadap makanan.

Mari saya jelaskan satu persatu..

gizi ibu hamil

1.Usia

Usia ibu hamil kurang dari 20 tahun mengakibatkan kurang matangnya fungsi organ reproduksinya, usia dibawah 20 tahun juga mempengaruhi mental ibu sehingga perhatian akan kebutuhan gizinya sangatlah kurang dan perlu perhatian.
Ibu hamil yang berusia diatas 35 tahun juga sudah mengalami kemunduran pada organ reproduksinya sehingga membutuhkan kebutuhan gizi yang lebih banyak. umur 20-35 tahun adalah usia yang terbilang cukup ideal untuk hamil.

2.Berat badan

Tentu saja jika penambahan berat bdan ibu hamil kurang dari semestinya, maka gizi yang diperoleh selama ini juga kurang.

3.Kondisi kesehatan

Ketika ibu hamil sakit, maka metabolisme tubuhnya tentu akan bekerja lebih berat, dan energi yang diperlukan juga semakin banyak. Pada ibu hamil, sebelum gizi digunakan untuk perkembangan kehamilan, gizi tersebut akan digunakan untuk metabolisme daya tubuh terlebih dahulu.

4.Suhu lingkungan

Suhu tubuh biasanya dipertahankan antara 36-37,6 derajat celcius, sehingga jika jarak antara suhu tubuh manusia dengan suhu lingkungan, maka lebih banyak energi yang diperlukan.

5.aktivitas/pekerjaan

Hal ini sudah sangat jelas, semakin berat pekerjaan dan semakin banyak aktivitasnya ibu hamil, maka kebutuhan gizinya juga akan semakin besar.

6.Pengetahuan tentang gizi

Bagi ibu hamil yang berpendidikan tinggi biasanya lebih memperhatikan gizi dibanding ibu hamil yang berpendidikan rendah. Sehingga ibu hamil dengan pengetahuan lebih tinggi juga mampu memilah makanan yang sesuai dengan kondisinya saat itu.

7.Status ekonomi

Kebanyakan ibu hamil yang status ekonominya rendah, tidak mampu memenuhi kecukupan gizi selama hamil, mereka cenderung memakan makanan tanpa memperhatikan kadar gizi di dalamnya dan mementingkan harga karena ekonomi yang sulit.

8. Cara pandang wanita terhadap makanan

Wanita yang sudah memiliki keluarga biasanya cenderung lebih mementingkan kebutuhan gizi anggota keluarganya dibanding dirinya sendiri, padahal kebutuhan gizi dirinya juga penting apalagi saat dirinya sedang hamil.

Mari para ibu hamil mencoba memahami faktor gizi mana yang menjadi masalahnya saat ini, karena penting sekali untuk menangani dan menyelesaikan masalah gizi saat kita mengetahui apa faktor penyebabnya.

Kamis, 24 November 2016

Kenapa Sih Banyak Pasangan yang Menginginkan Anak Angkat?

Seorang anak tentu saja bisa menjadi pelengkap kehidupan rumah tangga pasangan suami istri, namun bagaimana jika sang istri tidak bisa memiliki anak dari rahimnya sendiri? Pasangan suami istri bisa melakukan proses bayi tabung, dan bisa juga mengadopsi seorang anak.

Bahasan kali ini akan membahas seputar adopsi, mulai dari apa arti adopsi sebenarnya, macam-macam adopsi, dan bagaimana prosedur adopsi.

anak angkat


Pengertian Adopsi

Jadi adopsi di sini berarti pasangan suami istri yang telah memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku mengangkat anak orang lain yang dijadikan anak sendiri dan telah di sahkan secara hukum dan sesuai dengan adat istiadat setempat.

Tujuan Adopsi

Tujuan adopsi di masyarakat bisa berbeda-beda, ada yang mengadopsi dengan tujuan meneruskan keturunan karena tidak mampu memiliki anak seperti mandul atau karena beberapa alasan penyakit dari suami maupun istri.

Ada juga yang hanya mengadopsi anak laki-laki, hanya karena tidak memiliki keturunan laki-laki yang bisa meneruskan usaha keluarga, atau dengan tujuan lain.

Mengadopsi anak karena kasihan dan ingin melindungi anak, membantu pendidikannya karena keluarga si anak angkat tidak mampu membiayai karen ekonomi sulit ataupun karena enggan mengurus banyak anak, sehingga salah satu anak di berikan kepada orang lain.

Selain tujuan-tujuan diatas, ada juga yang mengangkat anak untuk ketentraman suami istri atau untuk menghindari dari perceraian, karena suami istri yang tidak memiliki anak dalam hubungan rumah tangganya akan cenderung sering mengalami percekcokan dan berbagai ketidakharmonisan lainnya.

Pasangan suami istri tidak boleh mengangkat anak hanya untuk memancing sang istri melahirkan, karena jika hal ini dilakukan, anak angkat akan ditelantarkan dan hal ini sangat bertentangan dengan hukum maupun agama.

Pengangkatan anak haruslah untuk melindungi sang anak, memberikan pendidikan yang layak, mensejahterakan kehidupan anak, dan memberikan pertolongan agar masa depan anak dapat lebih terjamin sehingga anak mendapatkan kemaslahatan.

Macam-macam adopsi

1. Mengangkat anak orang lain untuk dijadikan anaknya sendiri tanpa memberi status sebagai anak kandung.

2. Mengangkat anak orang lain untuk dijadikan anaknya sendiri dan memberi atatus sebagai anak kandung sehingga ia berhak memakai nasab orang tua angkatnya dan mewarisi harta peninggalannya, dan hak-hak lainnya sebagai hubungan anak dan orang tua.

Itulah sedikit mengenai adopsi/anak angkat, selama tujuan nya baik, juga sesuai dengan agama dan adat-istiadat atau budaya setempat maka adopsi diperbolehkan, asal tidak melanggar aturan dan batasan-batasan yang ada.

Selasa, 22 November 2016

16 Masalah Kehamilan TRimester 3

Sekarang kita bakal ngebahas apa aja masalah yang biasanya di hadapi sama bunda-bunda disaat kehamilan sudah menginjak trimester 3 (7-9 bulan) atau hamil tua. Langsung saja aja kalo gitu,

Masalah Kehamilan

1. Diare

Hal ini kemungkinan berasal dari hormon dan makanan, bisa juga karena bunda terinfeksi oleh virus. Cara menangani nya dengan tidak mengkonsumsi makanan tinggi serat secara berlebihan seperti buah pisang, pepaya, dll. Bunda juga harus memeriksakan ke fasilitas kesehatan terdekat agar diberikan cairan pengganti yang telah hilang selama diare.

2. Bengkak pada kaki

Hal ini dikarenakan tidak lancar nya sirkulasi darah dari kaki ke bagian atas. Bisa ditangani dengan berbaring dengan posisi miring kiri, jangan berdiri terlalu lama, angkat kaki ketika duduk atau istirahat, hindari menggunakan kaos kaki terlalu ketat.

3. Sering kencing

Hal ini dikarenakan tertekan nya kandung kemih oleh rahim yang membesar, air dan sodium tertahan pada tungkai bawah pada siang hari, dan pada malam hari terjadi aliran kembali vena yang meningkat, jadi kencing yang keluar lebih banyak. Cara menanganinya dengan segera buang air jika terasa ingin, perbanyak minum pada siang hari, saat berbaring lebih baik memilih posisi miring kiri.

4. Garis-garis di perut

Hal ini bisa timbul akibat perubahan hormon atau gabungan perubahan hormon dan peregangan. Bisa diatasi dengan menggunakan pakaian yang menopang payudara dan perut.

5. Gatal-gatal

Hal ini dikarenakan hipersensitivitas terhadap antigen plasenta. Cara menanganinya dengan gunakan kompres air dingin pada daerah yang gatal.

6. Haemoroid/wasir

Hal ini dikarenakan susahnya buang air besar. Meningkatnya tekanan uterus pada vena dekat haeomorid. Bisa ditangani dengan makan makanan tinggi serat, makan bongkahan es es kecil, serta kompres dengan air hangat disekitar anus.

7. Sulit tidur

Hal ini dikarenakan mungkin karena pola tidur yang berubah dan tidur menjadi tidak nyenyak karena kehamilan mulai membesar, bisa juga karena resah akan persalinan yang akan datang. Bisa diatasi dengan mandi air hangat, minum air hangat (susu, atau teh dengan susu), dan mencoba teknik relaksasi.

8. Keputihan

hal ini dikarenakan hormon estrogen yang meningkat sehingga produksi lendir kelenjar endoserviks ikut meningkat. Cara menanganinya dengan menggunakan celana dalam dari bahan katun karena memiliki daya serap keringat tinggi dan hindari yang berbahan nilon.

9. Sembelit

Hal ini dikarenakan meningkatnya penyerapan air dari colon, uterus menekan usus, dan kadar progesteron meningkat sehingga peristaltik usus melemah. Hal ini dapat di tangani dengan jangan tunda buang air besar, buang air secara teratur, makan buah dan sayur.

10. Kram pada kaki

Hal ini dikarenakan ketidakseimbangan perbandingan antara kalsium dan fosfor, sirkulasi yang buruk dari tungkai bawah dan jari kaki, atau tekanan uterus yang meningkat terhadap syaraf. Bisa diatasi dengan kurangi konsumsi susu karena kandungan fosfornya tinggi dan menggerakkan bagian yang kram.

11. Nafas sesak

Hal ini bisa dikarenakan rahim membesar dan menekan diafragma. Bisa diatasi dengan bernafas dengan teratur, tidur dengan bantal tinggi dan sikap tubuh yang baik, serta bernafas diantara rusuk.

12. Nyeri ligamen bundle

Hal ini dikarenakan tekanan rahim pada ligamentum dan hyperthropy&peregangan ligamentum selama kehamilan. Bisa diatasi dengan tekuk lutut ke arah perut, mandi air hangat, atau taruh bantal diantara lutut saat berbaring miring.

13. Panas dalam perut

Hal ini dikarenakan pergeseran lambung oleh rahim, serta relaksasi sphincter bagian bawah. Bisa ditangani dengan hindari makan makanan berlemak, coklat, kopi terlalu sering, hindari minum saat makan dan kunyah permen karet.

14. Perut kembung

Hal ini dikarenakan kemampuan gerak usus berkurang dan penelanan udara. Bisa ditangani dengan mengunyah makanan dengan sempurna yaitu 32 kali, BAB rutin setiap hari, hindari makanan yang mengandung gas seperti mie instan, makanan cepat saji, susu, yogurt, kentang, jagung, dll.

15. Ludah berlebihan

Hal ini dikarenakan pathogenesis yang masih belum diketahui. Namun biasanya dapat ditangani dengan mengunyah permen karet, menghisap jeruk lemon, dan berkumur air dingin.

16. Pusing/pingsan

Hal ini dikarenakan genangan darah pada pembuluh tungkai, yang mengurangi aliran balik vena dan mengurangi output cardiac serta tekanan darah dengan tegangan orthotatis yang meningkat. Cara menanganinya, bangun perlahan dari tidur, dan tidak berdiri terlalu lama

Senin, 21 November 2016

Ketuban Pecah tapi Belum Ada Pembukaan, Gimana Ya?

Kemarin kan aku udah cerita tentang kakakku yang baru saja melahirkan karena KPD, hari ini kita akan membahas tentang KPD ya.

Jadi ketuban pecah dini atau KPD itu adalah kondisi dimana selaput ketuban pecah sebelum ada tanda-tanda persalinan, KPD ini bis saja terjadi sebelum usia kehamilan mencapai 37 minggu (preterm) maupun setelah kehamilan mencapai 37 minggu (aterm).

Penyebab dari KPD ini banyak sekali, tapi yang paling sering ditemui sih, ada :

1.serviks inkompeten, dimana kondisi serviks menipis sebelum waktunya dan mulut rahim atau serviks terus mengalami pembukaan, sehingga tidak mampu menahan kandungan lagi
2.Ketegangan rahim yang berlebihan, dapat terjadi akibat adanya kehamilan kembar dan hidramnion, sehingga rahim melebar lebih luas daripada kehamilan normal lainnya.
3.Kelainan letak janin dalam rahim yaitu, kehamilan dengan letak sungsang dan letak sungsang
4.Kemungkinan panggul sempit dimana bagian terendah janin belum masuk PAP
5.Kelainan selaput ketuban
6.Infeksi kuman dan bakteri yang menyebabkan menipisnya leher rahim maupun selaput itu sendiri
7.Memiliki riwayat KPD sebelumnya
8.Karena trauma seperti berhubungan seksual, mengerjakan pekerjaan yang terlalu berat dan terjatuh
9.Merokok dan alkohol

Ketuban pecah dini ini sangat susah dikenali dan terkadang meragukan apakah yang keluar adalah cairan ketuban atau bukan, untuk bisa mengetahui apakah yang keluar adalah cairan ketuban bisa dengan cara memperhatikan :

1.adanya cairan berupa mekonium, vorniks kaseosa, rambut lanugo dan jika sudah terinfeksi biasanya berbau.
2.Jika cairan yang keluar dari vagina sedikit, bagian terbawah janin dapat digerak-gerakkan sehingga cairan yang keluar akan lebih banyak
3.Cairan dapat berwarna jernih, putih dan hijau
4.Cairan ketuban dapat pecah saat duduk, berbaring maupun sedang melakukan aktifitas
5.Apabila ketuban telah lama pecah maka akan terjadi infeksi yang ditandai dengan demam.

Diagnosis KPD ini juga bisa ditegakkan berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan inspekulo. Dari anamnesis didapatkan ibu merasa keluar cairan yang sedikit mauoun banyak secara tiba-tiba. Kemudian dilakukan pemeriksaan inspekulo dengan memasukkan speculum steril kedalam vagina untuk melihat adanya cairan yang keluar dari serviks atau menggenang di forniks posterior.

Jika tidak ada, gerakkan sedikit bagian bawah janin, atau minta ibu untuk mengedan (mengejan) atau batuk. Pada saat kita mencurigai adanya KPD maka pemeriksaan dalam sebaiknya tidak dilakukan kecuali akan dilakukan penanganan aktif (melahirkan bayi) karena dapat mengurangi latensi dan meningkatkan kemungkinan infeksi.

Jika KPD ini tidak segera di tangani maka akan timbul komplikasi terhadap ibu seperti demam, infeksi, prolaps tali pusat, kelahiran preterm, oligohidramnion dan endometritis. Komplikasi pada janin seperti, gawat janin, asfiksiada, sepsis perinatal, trauma saat lahir dan lahir prematur.

Jadi... untuk mencegah terjadinya KPD kita bisa lebih berhati-hati dalam melakukan pekerjaan sehari-hari, hindari rokok apalagi alkohol, jangan berkendara terlalu jauh dan melewati jalan-jalan yang terjal apalagi di awal-awal kehamilan, boleh melakukan hubungan seksual, tapi harus sesuai dengan anjuran tenaga kesehatan profesional ya..

Minggu, 20 November 2016

Ketuban Pecah Dini

Lucu, satu kata yang menggambarkan keponakan baruku yang baru aja lahir tanggal 2 November kemarin, seorang bayi perempuan dengan berat lahir 3,1 kg. Kalo ingat perjuangan ibunya selama proses melahirkan, duuuhh… Ngeri.. Pasalnya kakakku melahirkan dengan cara operasi sesar karena ketubannya yang pecah sebelum ada tanda-tanda persalinan,

Hari itu jam 7 pagi, aku dan kakak ku seperti biasa menyiapkan makanan untuk sarapan kami, nggak ada tanda apa-apa sampai selesai sarapan kakakku berbaring di tempat tidur, tiba-tiba.. BYOOORR… ada cairan jernih yang keluar dari jalan lahirnya, aku langsung memanggil ibuku yang berada didapur untuk meminta bantuan, kami langsung membawa kakak ke rumah bersalin agar bisa segera mendapatkan pertolongan.

“Ketubannya pecah dan pembukaannya baru 1” kata dokter kandungan yang memeriksa kakakku waktu itu, akhirnya karena sudah banyak air ketuban yang keluar kakak ku dipasang infus dengan cairan yang di drip oksitosin untuk mempercepat proses persalinan.

Jam 2 siang dokter menjelaskan lagi kalau kontraksi yang dialami kakakku tidak sering sehingga pembukaannya baru 2-3 cm, dan kakakku sudah mulai kelelahan. Dokter memutuskan untuk menunggu sampai jam 6 sore, kalau pembukaannya tetap belum lengkap, terpaksa akan dilakukan operasi untuk melahirkan bayinya. Akupun bersama keluarga saat itu berdoa dan menunggu dengan penuh harap pembukaannya bisa lengkap dan kakak serta bayinya selamat.

Waktu yang ditunggu-tunggu pun tiba, jam 6 sore dan pembukaan belum juga lengkap, dokter dan perawatnya langsung membawa kakakku ke ruang operasi, setelah kurang lebih 1 jam Alhamdulillah akhirnya keponakan baruku lahir dengan selamat, ku genggam jari-jari mungil nya dan ku tatap kakakku yang saat itu meneteskan air mata bahagia.

haii princess,, selamat datang di keluarga kami.. XO

Jumat, 18 November 2016

Apa Itu Bayi Tabung?

Ada salah satu pasien di Kamar Bersalin RS tempat aku praktik klinik yang menjalani operasi pengangkatan saluran telurnya karena sudah 2 kali mengalami kehamilan di luar rahim.
Dokter ObGyn yang menangani kasus ibu itu menyarankan untuk bayi tabung saja,Jika dilogikakan memang untuk memiliki bayi lagi dengan cara normal tidaklah mungkin karena tempat produksi telur itu aja udah nggak ada.

Namun tetap saja sebenarnya tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini jika Tuhan yang Maha Esa telah berkehendak hanya saja dalam dunia medis kemungkinannya sangatlah kecil sehingga banyak cara yang disarankan. Jadi untuk menambah pengetahuan kita-kita,saya ingin berbagi informasi tentang apa itu bayi tabung,dan bagaimana prosesnya.

Bayi Tabung


Bayi tabung atau dalam bahasa kedokteran disebut In Vitro Fertilization (IVF) adalah suatu upaya memperoleh kehamilan dengan jalan mempertemukan sel sperma dan sel telur dalam suatu wadah khusus. Pada kondisi normal pertemuan ini berlangsung di dalam saluran tuba. Namun karena beberapa alasan tidak bisa memiliki anak karena alasan medis mengakibatkan bayi tabung banyak menjadi alternatif untuk memiliki keturunan.

Proses bayi tabung ini berlangsung di laboratorium sampai menghasilkan embrio kemudian baru ditempatkan di rahim ibu sampai bayi bisa dilahirkan.
Karena embrio ini dapat disimpan dalam bentuk beku (cryopreserved),jadi mereka tidak hanya mengembangkan 1 embrio saja,karena ada kemungkinan gagal,dan jika berhasil sisanya akan disimpan untuk digunakan jika kelak dibutuhkan.

Dalam proses bayi tabung biasanya dikhawatirkan adanya cacat bawaan,cacat yang terlihat maupun yang tidak seperti kelainan pada jantung,ginjal dan organ lainnya sejak lahir. Dikhawatirkan juga sel sperma dan sel telur rusak akibat panas atau manipulasi. Namun penelitian terbaru di Amerika Serikat menyatakan bahwa cacat bawaan yang dialami bayi bukanlah karena faktor bayi tabung,tetapi karena faktor turunan penyakit-penyakit dari orang tua.

Tingkat keberhasilan bayi tabung ini juga relatif rendah,hanya 40% yang dapat hamil,dan yang berhasil sampai melahirkan sekitar 15% saja. Jadi banyak yang melakukan pencangkokan embrio lebih dari satu dengan harapan salah satu embrio akan berhasil,namun tidak jarang juga terjadi kehamilan kembar.

Kebanyakan pasangan suami istri yang memilih bayi tabung ini memiliki beragam yang mengakibatkan tidak bisa memiliki anak seperti,masalah dalam berhubungan intim,bisa terlalu sering atau juga terlalu jarang,ada juga yang mengalami infeksi pada organ reproduksi,dan faktor hormon atau juga stres yang mengganggu perkembangan spermatozoa dan sel telur.

Bayi tabung ini tidak selamanya dari sel telur dan sperma yang diambil dari pasangan suami istri dan berkembang di rahim sang istri,ada juga teknik sewa rahim,sel telur dan sperma tetap dari pasangan suami istri namun dikembangkan di rahim wanita lain,hal ini dikarenakan rahim sang istri tidak bisa digunakan karena ada suatu penyakit maupun atau gangguan dll.

Selanjutnya ada teknik donor sperma atau sel telur dari orang lain,hal ini dilakukan jika salah satu pasangan mengalami infertil. jika yang dicari adalah donor sperma,saat ini sudah tersedia bank sperma.

Namun saat ini ketentuan bayi tabung yang berkembang di Indonesia harus dari sel telur dan sperma pasangan suami istri,dan embrio yang dimasukkan tidak boleh lebih dari 3,juga tidak diperbolehkan melakukan bayi tabung hanya untuk penelitian.

Kamis, 17 November 2016

Apa itu Hamil Anggur, Apa Penyebabnya dan Bagaimana Mengatasinya?

Kehamilan Mola Hidatidosa atau hamil anggur adalah kehamilan dimana hasil konsepsi tidak berubah menjadi janin, melainkan jaringan berbentuk gelembung-gelembung, gelembung-gelembung tersebut berisi cairan dan berbentuk seperti buah anggur dengan ukuran mulai dari sebesar biji kacang hijau hingga sebesar buah anggur.

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan seseorang mengalami hamil anggur (mola hidatidosa), misalnya gizi yang buruk dan penyakit menahun seperti TBC (Tuberculosis), malaria, dan anemia (kekurangan sel darah merah)

Hamil Anggur

Kehamilan ini biasanya bisa dikenali jika pada ibu timbul gejala-gejala sebagai berikut : 

1.Kehamilan berkembang lebih besar daripada usia kehamilan normal
2.Muntah-muntah berlebihan pada awal kehamilan
3.Pada kehamilan muda < 24 minggu keluar bercak-bercak darah, terkadang beserta gelembung
4.Saat dilakukan pemeriksaan abdomen tidak teraba bagian-bagian tubuh  janin (setelah kehamilan >24 minggu)
5.Tidak terdengar detak jantung janin
6.Terjadi pre-eklampsia dan eklampsia, terjadinya pre-eklampsia dan eklampsia <24 minggu menunjukkan kehamilan Mola Hidatidosa

sebelum menetapkan diagnosa hamil anggur (mola hidatidosa) perlu dilakukan pemeriksaan USG dan pemeriksaan Kadar HCG, jika saat dilakukan USG tidak terlihat kerangka tubuh janin dan kadar HCG ibu lebih tinggi dari kehamilan normal maka dipastikan bahwa ibu mengalami hamil anggur.

Hamil anggur ini sangatlah berbahaya karena dapat menimbulkan perdarahan, infeksi, perforasi (dimana gelembung menembus dinding rahim), choriocarcinoma dan yang terakhir dapat berujung pada kematian.

Untuk pengobatannya, jika ibu sudah pasti mengalami hamil anggur, dokter kandungan akan melakukan penguretan, setelah penguretan maka setiap 1-2 minggu sekali akan dilakukan evaluasi secara teratur selama 3 bulan pertama, evaluasi ini dilakukan untuk melihat apakah mola hidatidosa berubah menjadi penyakit trofoblas yang ganas. Caranya dengan melihat ada tidaknya perdarahan, memeriksa besar rahim, dan memeriksa kadar HCG ibu.

Dengan dilakukannya evaluasi ini, kemungkinan terjadinya penyakit trofoblas ganas dapat diketahui secara dini, sehingga pengobatan juga bisa dilakukan secara cepat dan tidak membahayakan ibu karena penyakit trofoblas ganas ini menyerupai kanker yang menyebar ke paru-paru, otak dan sumsum tulang belakang, namun jika setelah 6 bulan penyakit trofoblas ganas ini tidak ditemukan maka ibu sudah boleh hamil lagi.

Rabu, 16 November 2016

14 Masalah yang Sering Dialami Ibu Hamil dan Cara Mengatasinya

Halo bunda, di postingan sebelumnya saya sudah membahas perubahan-perubahan bunda dan janin saat trimester 1 (0-3 bulan), kali ini saya akan membahas perubahan bunda dan janin pada trimester ke-2 (4-6 bulan).

ibu hamil

Perubahan warna di sekitar puting

Hal ini dikarenakan estrogen yang meningkat. Bisa di tangani dengan menghindari berada di bawah sinar matahari berlebihan, dan menggunakan pakaian yang lebih tebal.

Diare

Hal ini dikarenakan meningkat hormon estrogen dan progesteron, bisa juga karena terjadi infeksi pada usus. Bisa ditangani dengan makan sedikit tapi sering, menghindari makan sayur dan buah yang memiliki serat terlalu tinggi, segera juga pergi ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pengobatan dan pengganti cairan yang hilang.

Bengkak pada kaki

Hal ini dikarenakan tidak lancar nya sirkulasi darah dari kaki ke bagian atas. Bisa ditangani dengan berbaring dengan posisi miring kiri, jangan berdiri terlalu lama, angkat kaki ketika duduk atau istirahat, hindari menggunakan kaos kaki terlalu ketat.

Gatal-gatal

Hal ini dikarenakan hipersensitivitas terhadap antigen plasenta. Bisa diatasi dengan gunakan kompres air dingin pada daerah yang gatal.

Gusi berdarah

Hal ini dikarenakan hormon estrogen meningkatkan aliran darah ke rongga mulut dan menambah laju pergantian sel-sel pelapis epithelial gusi. Bisa diatasi dengan sering sikat gigi dengan sikat gigi yang lembut, kumur air garam hangat, dan rajin memeriksakannya.

Haemoroid (wasir)

Hal ini dikarenakan susah buang air besar. Meningkatnya tekanan uterus pada vena dekat haeomorid. Bisa ditangani dengan makan makanan tinggi serat, makan bongkahan es es kecil, serta kompres dengan air hangat di sekitar anus.

Ngidam

Nah ini biasanya tergantung dari setiap individu ingin makanan apa yang bisa mengurangi rasa mual. Bisa diatasi dengan memakan makanan apa yang diinginkan namun harus tetap seimbang dan bergizi.

Keputihan

hal ini dikarenakan hormon estrogen yang meningkat sehingga produksi lendir kelenjar endoserviks ikut meningkat. Bisa diatasi dengan menggunakan celana dalam dari bahan katun karena memiliki daya serap keringat tinggi dan hindari yang berbahan nilon.

Keringat bertambah

Hal ini dikarenakan kegiatan kelenjar aprocine meningkat akibat perubahan hormon. Bisa ditangani dengan menggunakan pakaian yang longgar, banyak minum dan mandi secara teratur.

Sembelit (susah buang air besar)

Hal ini dikarenakan meningkatnya penyerapan air dari colon, uterus menekan usus, dan kadar progesteron meningkat sehingga peristaltik usus melemah. Hal ini dapat di tangani dengan jangan tunda buang air besar, buang air secara teratur, makan buah dan sayur.

Panas dalam perut

Hal ini dikarenakan pergeseran lambung oleh uterus, serta relaksasi sphincter bagian bawah. Bisa ditangani dengan hindari makan makanan berlemak, coklat, kopi terlalu sering, hindari minum saat makan dan kunyah permen karet.

Perut kembung

Hal ini dikarenakan kemampuan gerak usus berkurang dan penelanan udara. Bisa ditangani dengan mengunyah makanan dengan sempurna yaitu 32 kali, BAB rutin setiap hari, hindari makanan yang mengandung gas seperti mie instan, makanan cepat saji, susu, yogurt, kentang, jagung, dll.

Ludah berlebihan

Hal ini dikarenakan pathogenesis yang masih belum diketahui. Namun biasanya dapat ditangani dengan mengunyah permen karet, menghisap jeruk lemon, dan berkumur air dingin.

Pusing atau sering pingsan

Hal ini dikarenakan genangan darah pada pembuluh tungkai, yang mengurangi aliran balik vena dan mengurangi output kardiac serta tekanan darah dengan tegangan orthotatis yang meningkat. Cara menanganinya, bangun perlahan dari tidur, dan tidak berdiri terlalu lama.

Selasa, 15 November 2016

11 Masalah Ibu Hamil di Trimester Pertama dan Cara Mengatasinya

Selama hamil pasti banyak sekali rasa tidak nyaman yang dirasakan oleh bunda-bunda di rumah, nah untuk membantu bunda mengurangi rasa tidak nyaman tersebut, saya disini akan berbagi sedikit cara yang insya Allah dapat membantu.

Karena tiap-tiap trimester pada kehamilan ketidaknyamanan nya berbeda, maka untuk kali ini saya
akan khusus membahas tentang trimester 1 saja, langsung saja.

ibu hamil

Mual dan muntah

Hal ini dikarenakan meningkatnya HCG dan estrogen dan juga berubahnya metabolisme karbohidrat. Cara menanganinya dengan makan sedikit tapi sering, hindari makanan berbau, makanan berminyak, ganti dengan roti, biskuit, dll, saat bangun tidur juga harus perlahan dan tidak terburu-buru.

Perubahan warna pada areola (warna gelap di sekitar puting susu) 

Hal ini dikarenakan oleh kecendrungan genetis dan juga kemungkinan karena meningkatnya hormon estrogen dan progesteron pada ibu. Cara menanganinya adalah dengan menghindari sinar matahari berlebihan selama hamil dan juga menggunakan bahan pelindung non-alergis.

Diare

Hal ini kemungkinan berasal dari hormon dan makanan, bisa juga karena bunda terinfeksi oleh virus. Cara menangani nya dengan tidak mengkonsumsi makanan tinggi serat secara berlebihan seperti buah pisang, pepaya, dan lain-lain. Bunda juga harus memeriksakan ke fasilitas kesehatan terdekat agar diberikan cairan pengganti yang telah hilang selama diare.

Sering kencing

Hal ini dikarenakan tertekan nya kandung kemih oleh rahim yang memebesar, air dan sodium tertahan pada tungkai bawah pada siang hari, dan pada malam hari terjadi aliran kembali vena yang meningkat, jadi kencing yang keluar lebih banyak. Cara menanganinya dengan segera buang air jika terasa ingin, perbanyak minum pada siang hari, saat berbaring lebih baik memilih posisi miring kiri.

Gatal-gatal

Hal ini dikarenakan hipersensitivitas terhadap antigen plasenta. Cara menanganinya dengan gunakan kompres air dingin pada daerah yang gatal.

Gusi berdarah

Hal ini dikarenakan hormon estrogen meningkatkan aliran darah ke rongga mulut dan menambah laju pergantian sel-sel pelapis epithelial gusi. Cara menanganinya dengan sering sikat gigi dengan sikat gigi yang lembut, kumur air garam hangat, dan rajin memeriksakannya.

Ngidam

Nah ini biasanya tergantung dari setiap individu ingin makanan apa yanng bisa mengurangi rasa mualnya. Cara menanganinya dengan memakan makanan apa yang diinginkan namun harus tetap seimbang dan bergizi.

Cepat capek

Hal ini dikarenakan gerak usus yang berkurang, dan pengosongan saluran pembuangan yang lambat. Rahim yang terus membesar juga menekan usus besar. Cara menanganinya dengan rutin melakukan olahraga ringan, dan tidak makan makanan yang menghasilkan gas secara berlebihan seperti mie instan, makanan cepat saji, susu, yogurt, kentang, dan jagung.

Keputihan

hal ini dikarenakan hormon estrogen yang meningkat sehingga produksi lendir kelenjar endoserviks ikut meningkat. Cara menanganinya dengan menggunakan celana dalam dari bahan katun karena memiliki daya serap keringat tinggi dan hindari yang berbahan nilon.

Ludah berlebihan

Hal ini dikarenakan pathogenesis yang masih belum diketahui. Namun biasanya dapat ditangani dengan mengunyah permen karet, menghisap jeruk lemon, dan berkumur air dingin.

Nyeri punggung

Hal ini dikarenakan mulai berubahnya postur tubuh ibu karena hamil. Nyeri punggung biasanya hilang seiring bertambahnya usia kehamilan namun bisa juga diatasi dengan beristirahat.

Senin, 14 November 2016

Masih, Sering di PHP-in Dosen

PHP. Iya PHP, tau kan PHP? (pemberian harapan palsu). Itu yang aku alami beberapa hari terakhir, aku dan teman-temanku selaku PJMK mata kuliah sudah menjadi korban PHP oleh para dosen. Entah mengapa sepertinya PHP sudah menjadi hobi para dosen di kampusku.

Dengan sibuknya para dosen kebidanan, khususnya dosen Prodi DIV Kebidanan untuk mempersiapkan re-akreditasi yang terbilang cukup penting karena saat akreditasi sebelumnya kampusku gagal mendapatkan nilai minimal B dikarenakan kami Prodi DIV belum memiliki lulusan, sehingga para dosen gencar mengirim mahasiswa mengikuti lomba, merapikan ulang berkas-berkas, melengkapi semua absensi kegiatan, dll.

Tapi mengakibatkan kami para mahasiswi menjadi terlantar, setiap hari datang ke ke kampus, dari pagi sampai sore kami duduk di sofa depan ruang dosen dengan penuh harap menunggu kepastian apakah dosen yang bersangkutan bisa mengajar atau tidak, dan hasilnya tetap nihil, lagi-lagi dosen mengatakan:

“Maaf dek, saya sibuk hari ini, besok saja kamu menemui saya lagi”

“Maaf dek, saya sibuk hari ini, besok saja kamu menemui saya lagi”

“Maaf dek....”

“Maaf dek....” (#terngiang-ngiang di telinga)

AAAAAAA.............!!!!!!!!!!!! Kenapa ibu nggak bilang dari tadi? Kenapa dari tadi hanya membiarkan kami duduk menunggu? Ibu kira kami juga nggak sibuk? HAAA???!!! (Tentu saja ini hanya ku ucapkan dalam hati).

Lagi-lagi kami tidak mendapatkan hasil apa-apa, akhirnya aku dan beberapa temanku kembali ke kelas untuk memberikan kabar ini kepada teman-teman yang lain, entah ini kabar buruk karena kami lagi-lagi harus mencari jam kosong, bahkan mungkin mengorbankan liburan kami nanti untuk dosen membayar hutang pertemuan kali ini, atau kabar baik karena kami bisa keluar untuk hangout dan tidak memikirkan kuliah yang membosankan itu.

Sebenarnya aku tidak begitu menyalahkan dosen karena tidak bisa mengajar, aku yakin mereka benar-benar sibuk, ini juga demi kebaikan kami para mahasiswa, seharusnya aku paham akan situasi para dosen, mereka yang lelah dan mungkin hampir stres mempersiapkan re-akreditasi yang sangat penting itu. Namun kenapa harus membiarkan kami menunggu jika dari awal memang sibuk dan tidak bisa mengajar.

HAAAHHHH.... Aku lelah sekali, menunggu juga pekerjaan yang melelahkan, apalagi jika akhirnya mendapatkan hasil yang tidak sesuai harapan.

Minggu, 13 November 2016

Berbagai Perubahan Selama Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Masa kehamilan dimulai dari masa konsepsi sampai lahirnya janin, biasanya selama 280 hari atau 40 minggu (9 bulan 7 hari) di hitung dari hari pertama haid terakhir (HPHT). Selama masa kehamilan ini dibagi menjadi 3 bagian yang biasa disebut trimester 1 0-3 bulan (0-12 minggu), terimester 2 4-6 bulan (13-25 minggu) dan trimester 3 7-9 bulan (26-40 minggu).

Nah bunda, di kesempatan kali ini kita akan membahas perubahan apa saja yang bisa terjadi pada ibu dan janin saat trimester 1 (0-12 minggu).

hamil muda


Pertama-tama para bunda yang hamil akan mengalami spotting (perdarahan bercak-bercak) selama kurang lebih 10 hari setelah konsepsi (melekatnya embrio pada lapisan uterus), bercak darah yang keluar biasanya lebih sedikit dari darah haid biasanya.

Perubahan fisik selanjutnya adalah biasanya bunda akan mengalami nyeri dan pembesaran pada daerah payudara, kadang bisa juga diikuti dengan rasa lelah, Ini dikarenakan saat bunda hamil secara otomatis payudara juga ikut mempersiapkan kelahiran si bayi nanti dengan cara memproduksi ASI.

Saat hamil, rahim bunda yang terus membesar juga akan terus menekan kandung kemih, hal ini mengakibatkan bunda menjadi sering kencing. Selama 3 bulan pertama ini pembesaran rahim akan terasa di atas simpisis pubis (tulang kemaluan) dan berat bunda pada normalnya akan naik 1-2 Kg.

Karena hormon progesteron dan estrogen bunda akan meningkat hal ini akan mengakibatkan terjadinya morning sickness yaitu mual mdan muntah pada pagi hari, ini akan berlangsung selama 3 bulan pertama ini, hal ini juga yang menyebabkan banyak ibu hamil membenci kehamilannya dan melakukan penolakan terhadap perubahannya.

Kenaikan berat badan tadi akan susah bunda dapatkan karena rasa mual dan juga muntah yang dialami apalagi jika bunda menolak, merasa kecewa dan sedih atas kehamilannya. jadi solusinya bisa dengan makan sedikit namun sering, lebih baik juga menghindari makanan yang berbau terlalu menyengat, hindari juga makan makanan bersantan yang berlebihan.

Jika bunda tidak nafsu makan nasi, bunda boleh makan roti, biskuit, ice cream, buah atau makanan lainnya yang bunda suka dan tidak memiliki alergi, jadi bunda tetap memenuhi kebutuhan gizi bagi dirinya dan juga janinnya.

Pada 3 bulan ini janin akan mengalami perubahan sesuai tingkatannya. Mulai dari janin berusia 0-2 minggu disebut ovum, 3-5 minggu disebut embrio, pada masa ini pembentukan bagian-bagian dasar tubuh janin sudah mulai terbentuk dan berkembang dengan pesat.

Setelah 5 minggu baru akan dinamakan featus atau janin karena sudah memiliki bentuk manusia. Pada akhir minggu ke 12 panjang janin sudah 7-9 cm, sudah ada pusat-pusat pertulangan, kuku dan jenis kelamin janin sudah bisa tentukan.

Pergerakan janin juga masih sangat halus sehingga bunda belum bisa merasakannya. Pada masa ini juga ginjal juga sudah mulai berfungsi memproduksi air kencing.

Jadi bunda, selama awal kehamilan ini harus hati-hati dan terus makan makanan bergizi agar bunda dan janinnya juga sehat, seorang anak adalah anugerah yang diberikan Tuhan untuk kita, sehingga kita harus menerima dan mensyukurinya.

Sabtu, 12 November 2016

Sulit Hamil, Apa Penyebabnya?

Ada seorang teman yang bercerita kepadaku, dia sudah berumur 38 tahun, dan suaminya 41 tahun. Mereka sudah menikah selama 6 tahun namun tak kunjung-kunjung hamil. Tingginya 163 cm dengan berat 48 Kg, termasuk normal.

Dulu saat dia belum menikah, dia pernah menjalani operasi dengan untuk membuka saluran kandungannya yang tersumbat. Setelah operasi itu haidnya menjadi tidak teratur, terkadang dia harus menunggu 3-4 bulan baru bisa haid lagi, padahal sebelum menjalani operasi haidnya teratur dengan siklus 28 hari.

susah hamil


Dia juga sering mengeluh mengalami keputihan sebelum haid, walaupun tidak gatal dan berbau namun keputihan yang keluar berwarna sedikit kehijauan. Dia bingung, haid dan keputihannya mempengaruhi kesuburannya? Jika iya, apakah ada obat untuk menambah kesuburannya itu?

Faktor ibu dengan suami sangat berpengaruh dalam infertilitas. Seperti kelainan anatomis (bawaan), gangguan hormonal, kualitas sperma yang kurang baik, gangguan sistem imun, dan sumbatan/tumor pada organ reproduksi dapat mempengaruhi kesuburan seseorang.

Jadi faktor penyebab wanita belum bisa hamil bukan hanya dari masalah sumbatan organ reproduksi, tapi beberapa hal yang sudah saya jelaskan di atas, jadi saya sarankan untuk memastikan faktor penyebab belum hamil, lebih baik ibu dan suami melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Untuk seorang wanita bisa hamil, harus ada telur, sperma, dan mucus.Sel telur hanya ada ketika wanita tersebut berada pada masa subur, perkiraan masa subur seorang wanita dengan haid teratur adalah 12-16 hari sebelum haid berikutnya, namun untuk wanita dengan haid yang tidak teratur bisa menggunakan cara pemeriksaan dengan menggunakan USG, atau dengan menghitung suhu basal.

Untuk mucus ialah lendir yang dihasilkan oleh mulut rahim untuk menjaga sperma agar tetap hidup, saat datang masa subur, lendir ini akan berkurang dan sperma bisa masuk untuk membuahi sel telur. Laki-laki tidak perlu menunggu masa subur seperti halnya seorang wanita, karena semua sperma yang keluar langsung bisa membuahi sel telur.

Untuk keputihan yang sering terjadi sebelum haid, walaupun agak sedikit berwarna kehijauan namun tidak gatal dan berbau itu masih dalam kategori wajar, keputihan juga bisa dialami jika kita terlalu lelah beraktifitas, stres atau beban fikiran yang terlalu banyak, bahkan bisa lebih banyak keputihan yang keluar.

Pada umumnya wanita memang mengalami keputihan sebelum haid, namun untuk lebih meyakinkan lagi apakah keputihan tersebut terinfeksi khusus seperti jamur, kuman maupun bakteri atau tidak, bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.