Sabtu, 12 November 2016

Sulit Hamil, Apa Penyebabnya?

Ada seorang teman yang bercerita kepadaku, dia sudah berumur 38 tahun, dan suaminya 41 tahun. Mereka sudah menikah selama 6 tahun namun tak kunjung-kunjung hamil. Tingginya 163 cm dengan berat 48 Kg, termasuk normal.

Dulu saat dia belum menikah, dia pernah menjalani operasi dengan untuk membuka saluran kandungannya yang tersumbat. Setelah operasi itu haidnya menjadi tidak teratur, terkadang dia harus menunggu 3-4 bulan baru bisa haid lagi, padahal sebelum menjalani operasi haidnya teratur dengan siklus 28 hari.

susah hamil


Dia juga sering mengeluh mengalami keputihan sebelum haid, walaupun tidak gatal dan berbau namun keputihan yang keluar berwarna sedikit kehijauan. Dia bingung, haid dan keputihannya mempengaruhi kesuburannya? Jika iya, apakah ada obat untuk menambah kesuburannya itu?

Faktor ibu dengan suami sangat berpengaruh dalam infertilitas. Seperti kelainan anatomis (bawaan), gangguan hormonal, kualitas sperma yang kurang baik, gangguan sistem imun, dan sumbatan/tumor pada organ reproduksi dapat mempengaruhi kesuburan seseorang.

Jadi faktor penyebab wanita belum bisa hamil bukan hanya dari masalah sumbatan organ reproduksi, tapi beberapa hal yang sudah saya jelaskan di atas, jadi saya sarankan untuk memastikan faktor penyebab belum hamil, lebih baik ibu dan suami melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Untuk seorang wanita bisa hamil, harus ada telur, sperma, dan mucus.Sel telur hanya ada ketika wanita tersebut berada pada masa subur, perkiraan masa subur seorang wanita dengan haid teratur adalah 12-16 hari sebelum haid berikutnya, namun untuk wanita dengan haid yang tidak teratur bisa menggunakan cara pemeriksaan dengan menggunakan USG, atau dengan menghitung suhu basal.

Untuk mucus ialah lendir yang dihasilkan oleh mulut rahim untuk menjaga sperma agar tetap hidup, saat datang masa subur, lendir ini akan berkurang dan sperma bisa masuk untuk membuahi sel telur. Laki-laki tidak perlu menunggu masa subur seperti halnya seorang wanita, karena semua sperma yang keluar langsung bisa membuahi sel telur.

Untuk keputihan yang sering terjadi sebelum haid, walaupun agak sedikit berwarna kehijauan namun tidak gatal dan berbau itu masih dalam kategori wajar, keputihan juga bisa dialami jika kita terlalu lelah beraktifitas, stres atau beban fikiran yang terlalu banyak, bahkan bisa lebih banyak keputihan yang keluar.

Pada umumnya wanita memang mengalami keputihan sebelum haid, namun untuk lebih meyakinkan lagi apakah keputihan tersebut terinfeksi khusus seperti jamur, kuman maupun bakteri atau tidak, bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar