Rabu, 11 Januari 2017

Cara Menyusui Dengan Puting Susu yang Bermasalah

Tentu selama menyusui tidak selalu hal-hal baik yang datang, bisa juga karena salahnya cara ibu dalam menyusui bayi, karena posisi atau karena ketidaktahuan ibu dalam menyusui menimbulkan masalah pada ibu dan bayi seperti puting menjadi lecet.

Posisi menyusui yang kurang tepat itu adalah :

1.Kepala bayi terletak di siku sehingga bayi menunduk
2.Bayi datang dari arah atas
3.Badan bayi tidak menghadap ke badan ibu
4.Kepala bayi menoleh sehingga leher bayi terputar
5.Badan ibu condong ke depan
6.Hanya bahu yang di topang oleh tangan ibu

Kebanyak ibu tidak mau menyusui bayinya karena terasa nyeri dan karena tidak menyusui otomatis ASI akan terus berada di dalam payudara yang mengakibatkan terjadinya bendungan ASI yang malah tambah menambah masalah pada ibu dan bayi.

Memang pada dasarnya teknik menyusui pada ibu dengan payudara lecet sama dengan ibu yang memiliki payudara normal. Hanya saja pada ibu dengan puting lecet lebih memerlukan perhatian khusus untuk menyembuhkan luka nyeri agar tetap dapat memberikan ASI. Meskipun nyeri, pemberian ASI harus tetap dilakukan. Namun, ibu tetap mendapatkan pengobatan berupa saleb antibiotik untuk mengobati luka lecet yang sedang dialami.

Ada juga ibu yang tidak menyusui bayinya di karenakan puting susunya yang tidak menonjol sehingga ASI kerap tidak mau keluar, nah pada puting susu yang tidak menonjol sebaiknya perawatannya dilakukan sejak kehamilan sudah memasuki bulan ke 7. Namun jika puting susu masih belum menonjol maka cara pemberian ASI sebaiknya dilakukan dengan menggunakan pompa secara teratur. Penggunaan pompa dapat membuat puting perlahan menonjol sehingga dapat mempermudah hisapan bayi.

Tahukah ibu bahwa perlekatan yang baik adalah kunci sukses menyusui.

Tanda-tanda Posisi dan perlekatan yang benar adalah sebagai berikut :

1.Seluruh tubuh bayi menghadap ke tubuh ibu
2.Telinga bayi berada pada garis lurus dengan leher dan lengan, dagu bayi menempel pada payudara ibu, dagu bayi menempel pada dada ibu di dasar payudara.
3.Kepala bayi datang dari bawah mendongak, kepala bayi di pertengahan lengan jauh dari siku ibu.
4.Areola bagian atas terlihat lebih banyak, mulut bayi terbuka lebar, bibir bawah bayi terputar keluar, dagu bayi menempel di payudara.

Tanda-tanda posisi dan perlekatan yang salah adalah sebagai berikut :

1.Kepala bayi datang dari atas menunduk
2.Kepala bayi terletak di siku
3.Tidak seluruh tubuh bayi menghadap ke tubuh ibu
4.Tubuh bayi jauh dari tubuh ibu
5.Dagu bayi menempel pada payudara bayi
6.Dada bayi tidak menempel pada dada ibu
7.Areola bagian atas terlihat lebih sedikit
8.Mulut bayi tidak terbuka lebar “mencucu”
9.Dagu bayi jauh dari payudara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar