Kamis, 07 September 2017

Kiat Menambah Gizi Anak dengan Memanfaatkan Tempat Makanan Anak yang Menarik

Sebagai ibu, kadang-kadang kita merasa frustrasi apabila anak-anak tidak mengikuti apa yang kita sarankan. Misalnya yang berhubungan dengan makanan yang menjadi sumber gizi bagi mereka. Tidak sedikit di antara anak-anak kita yang merasa malu membawa bekal makanan ke sekolah dengan berbagai macam alasan. Salah satu alasannya yang sering dikemukakan adalah karena tempat makanan anak yang terlihat tidak menarik atau terkesan memalukan bagi mereka. Tidak sedikit juga yang beralasan, ‘menu bekal makan siang’ mereka bukankah bekal makan favorit yang mereka inginkan. Dengan kata lain, menu-menu-nya tidak menarik bagi mereka.



Terlepas dari apapun alasan anak tidak ingin membawa bekal makan siang ke sekolah, tidak mau makan bekalnya dan kemudian membawanya pulang, atau lebih memilih membeli makanan di kantin dibandingkan dengan bekal yang dibawa dari rumah. Adalah sebuah masalah yang bisa membuat kebutuhan nutrisi untuk tumbuh dan otaknya tidak terpenuhi.

Padahal, seperti yang kita tahu makanan yang sehat dan bervariasi yang terdiri atas sayur-sayuran kacang-kacangan, buah-buahan, biji-bijian, ikan, hingga daging dan susu adalah variasi menu yang bisa memenuhi kebutuhan gizi anak.


Cari tahu mengapa anak tidak mau memakan bekal mereka


Banyak anak usia sekolah yang membawa pulang bekal makan siang mereka karena berbagai alasan, atau mungkin ada juga yang sengaja tidak menghabiskan bekal mereka karena mungkin tidak menyukainya. Sebagai solusinya, berikut adalah beberapa saran yang mungkin bisa membantu Anda untuk mengatasi masalah ini.
  • Perhatikan desain atau gaya kotak makan siang anak. Anak Anda mungkin merasa malu mengeluarkan kotak atau tempat bekal makanannya karena desainnya tidak menarik atau terlihat tidak sesuai dengan jenis kelamin mereka.

    Namanya anak-anak, mereka sangat mudah terpengaruh oleh teman-temannya. Mereka kadang-kadang malu apabila membawa wadah bekal yang terlihat kuno atau ketinggalan zaman. Untuk itu, jangan ragu untuk menanyakan kepada anak, "wadah bekal seperti apa yang mereka inginkan?"
  • Bosan. Adalah alasan lain mengapa anak-anak tidak pernah menyentuh menu makan siang yang mereka bawa ke sekolah. Membekali anak dengan menu yang itu-itu saja tentu akan membuat mereka merasa jenuh. Makanan-makanan yang tidak mampu memancing minat mereka akan membuat makanan-makanan tersebut, walaupun sehat, menjadi sia-sia.

    Agar menu makanan yang itu-itu saja tidak membosankan, tidak ada salahnya apabila bunda mencoba beberapa resep baru yang kadang-kadang bisa membuat presentasi sebuah makanan jadi lebih menarik dan terlihat berbeda.
  • Terlalu kering. Ya, memang terdengar sedikit aneh, tapi anak-anak biasanya juga tidak terlalu suka dengan makanan-makanan kering. Mereka kadang-kadang suka dengan makanan-makanan yang sedikit basah atau berkuah.
  • Terlalu banyak sayuran. Sebagai orangtua kita wajib memberikan anak-anak sayuran setiap hari. Namun sayangnya, sebagian anak justru tidak menyukai sayuran. Bahkan tidak sedikit di antara mereka yang enggan menyentuh sedikitpun sayuran yang dihidangkan.

    Jika sayuran utuh tidak menarik bagi mereka, bunda bisa menyelipkan sayuran tersebut di antara makanan-makanan favorit mereka. Misalnya, mencampurkan antara mie dengan sawi atau oseng-oseng kacang panjang, menambahkan sayur dan buah ke dalam muffin, dan masih banyak ide-ide lain yang bisa bunda coba.

    Untuk memancing nafsu makan anak, tidak ada salahnya menyelipkan sayuran ke dalam makanan-makanan favorit anak yang mungkin tampaknya tidak terlalu sehat. Cara ini bisa dicoba daripada anak-anak sama sekali tidak menyentuh sayuran.


Makanan-makanan yang harus ada di dalam kotak bekal makan anak ke sekolah


Berikut adalah jenis-jenis makanan yang disarankan untuk dimasukkan ke dalam tempat makanan anak.
  • Sumber karbohidrat seperti beras merah (yang bisa dicampur dengan nasi putih), kentang, atau bisa juga berupa buah-buahan yang banyak mengandung karbohidrat seperti pisang dan apel.
  • Berbagai jenis buah segar yang cocok untuk bekal makan siang anak di sekolah di antaranya adalah: apel, buah pir, strawberry, buah jeruk, dan berbagai jenis buah-buahan lainnya yang mudah dimakan namun tidak mudah rusak.
  • Sayuran. Sayuran berdaun hijau atau sayur-sayuran yang renyah dan tidak mudah rusak seperti mentimun dan wortel bisa jadi pilihan.
  • Jika memungkinkan, Anda bisa memasukkan berbagai macam sumber protein bagi anak mulai dari irisan daging tanpa lemak, daging ayam tanpa kulit, telur rebus, kacang-kacangan terutama yang dipanggang, atau ikan.
  • Susu atau berbagai jenis makanan yang diolah dengan menggunakan susu juga sebaiknya disertakan. Keju adalah pilihan paling praktis sebagai sumber kalsium yang terbuat dari susu selain yogurt. Jika anak-anak bosan dengan yogurt dan keju, tidak ada salahnya membuatkan mereka puding yang banyak mengandung susu.


Tempat makan siang anak harus sehat dan berkualitas


Wadah yang digunakan untuk membawa bekal ke sekolah tidak hanya harus bagus saja, melainkan faktor kesehatan dan keamanannya juga perlu dipertimbangkan. Tempat makanan anak yang terbuat dari bahan-bahan berkualitas, terutama yang tahan panas dan tidak memunculkan reaksi kimia tertentu, yang dapat mengancam kesehatan anak dalam jangka panjang adalah pilihan tepat. Walaupun mungkin jenis wadah seperti ini berharga sedikit lebih mahal dibandingkan dengan wadah-wadah makanan yang lainnya, namun jangan pernah mengambil resiko, karena anak adalah harapan kita di masa yang akan datang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar